POLA PENYEBARAN DAN INTENSITAS SERANGAN HAMA PENGGEREK BATANG (Scirpophaga sp) DI DISTRIK TANAH MIRING

Authors

  • Devida Sarawan Universitas Musamus Merauke, Indonesia
  • Jefri Sembiring Universitas Musamus Merauke, Indonesia
  • Johana Anike Mendes Universitas Musamus Merauke, Indonesia
  • Diana Sri Susanti Universitas Musamus Merauke, Indonesia
  • Mariana Resubun Universitas Musamus Merauke, Indonesia
  • Anwar Anwar Universitas Musamus Merauke, Indonesia
  • Mani Yusuf Universitas Musamus Merauke, Indonesia

Keywords:

Merauke, populasi, Pengerek batang, Scirpophaga sp, Oryza sativa L

Abstract

Penggerek batang padi adalah salah satu hama utama yang menyebabkan kerusakan dan kerugian hasil padi di Indonesia dan beberapa negara Asia. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisa padat populasi, intensitas serangan dan pola penyebaran hama penggerek batang Scirpophaga sp pada tanaman padi (Oryza sativa L) di Distrik Tanah Miring. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-Juni 2022, di Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan dan Laboratorium  Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Musamus. Pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling berdasarkan wilayah yang akan diamati yaitu 5 kampung dari 15 kampung di Distrik Tanah Miring. Dari setiap kampung yang diamati, maka ditetapkan pengamatan  varietas padi yang bebeda  pada 3 petakan sampel dengan ukuran petakan minimal  1/4 (2.500 m2), dimana setiap petakan terdiri dari 5 petakan sampel pengamatan dengan ukuran 2 x 2 meter. Berdasarkan hasil penelitian, padat populasi larva penggerek batang padi, tertinggi pada varietas MR kampung Yasa Mulya (SP 2) yaitu 15 individu/petakan. Perhitungan padat populasi menentukan pola sebaran imago maupun larva hama penggerek batang padi dengan indeks morisita lebih besar dari satu (id > 1) dan id lebih kecil dari nilai MC (id < MC) dengan standar derajat morisita berdasarkan rumus 0,5 menghasilkan perhitungan pola sebaran ip < 0 atau ip lebih kecil di bawah 0, sehingga model pola sebaran imago maupun larva sama yaitu seragam atau merata (uniform). Dari pola sebaran merata maka persentase kerusakan yang di sebabkan oleh larva penggerek batang padi hanya mencapai 1,08 % yang termasuk dalam kategori serangan ringan.

References

Adiartayasa Wayan, Wijaya, I. N. (2015). Serangan Penggerek Batang Padi Dan Peran Musuh Alami Dalam Mengendalikan Populasinya Pada Persawahan Tanam Serantak Dan Tidak Serentak. 1–44.

Albina Ira. (2022). Identifikasi Penggerek Batang Padi Dan Intensitas Kerusakan Yang Disebabkannya Pada Tanaman Padi (Oryza sativa L) Di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Fakultas Pertanian Program Studi Agroteknologi Kupang 2022, 8.5.2017, 2003–2005.

Astuti, R. W., Siluh, D. N., Nuryanti, P., Budidaya, J., Pangan, T., & Lampung, P. N. (2014). Uji Beberapa Bahan Aktif Insektisida Untuk Mengendalikan Hama Penggerek Batang Padi Kuning (Scirpophaga Incertulas). Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian Polinela, 212–217.

BPS Kabupaten Merauke. (2023). Kabupaten Merauke Dalam Angka.

Damayanti, E., Mudjiono, G., Program Studi Agroekoteknologi, K., Hama, J., Tumbuhan, P., & Pertanian, F. (2015). Perkembangan Populasi Larva Penggerek Batang dan Musuh Alaminya pada Tanaman Padi (Oryza sativa L.) PHT. Jurnal HPT , 3(April), 18–24.

Darmadi, D., & Alawiyah, T. (2018). Respons Beberapa Varietas Padi (Oryza sativa L.) terhadap Wereng Batang Coklat (Nilaparvata lugens Stall) Koloni Karawang. Agrikultura, 29(2), 73. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v29i2.19249

Hadi, M., Soesilohadi, R. H., Wagiman, F., & Soehardjono, Y. R. (2015). Populasi Penggerek Batang Padi pada Ekosistem Sawah Organik dan Sawah Anorganik. Bioma?: Berkala Ilmiah Biologi, 17(2), 106. https://doi.org/10.14710/bioma.17.2.106-117

Mahyu daniel, Murni Sri Rahayu, Mahrani Arfah, Rahim Partogi Siregar, A. M. V. L. (2022). Pengendalian Hama Penggerek Batang Padi Scirpophaga sp yang Menyebabkan Penurunan Pertumbuhan Tanaman Padi Masyarakat Desa Pelawi Selatan Kecamatan Babalan. Jurnal Pengabdian …, 53–58.

Nurhasan, N., & Nurhasan, N. (2022). Kajian Spasial Gangguan Pertumbuhan Tanaman Padi Menggunakan Indeks Vegetasi di Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati. Jurnal Tanah Dan Iklim, 46(2), 169. https://doi.org/10.21082/jti.v46n2.2022.169-179

Pande Nyoman Bagas Wikantara, I Nyoman Wijaya*), K. A. Y. (2023). Komposisi dan Persentase Serangan Penggerek Batang Padi pada Varietas yang Berbeda di Subak Renon, Denpasar Selatan. 3(3), 17–26.

Rahmatia, J. (2023). Keanekaragaman Arthropoda pada Pertanaman Padi dengan Sistem Tanam Legowo 2: 1 dan Sistem Tabela Larikan= Arthropods Diversity in the Rice Cultivation with Legowo 2: 1 Planting System and Tabela Array System. Universitas Hasanuddin.

Ramadhan, M. B., Sudiarta, I. P., Wijawa, I. N., & Sumiartha, I. K. (2020). Pengaruh Serangan Penggerek Batang Padi terhadap Hasil Panen Tanaman Padi (Oryza Sativa L.) Di Subak Cemagi Let, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 9(2), 106–114.

Rusman, M. A. A., Darsono, & Antriyandarti, E. (2023). “ Akselerasi Hasil Penelitian dan Optimalisasi Tata Ruang Agraria untuk Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan ” Analisis Forecasting Produksi Padi di Indonesia. Seminar Nasional Dalam Rangka Dies Natalis Ke-47 UNS Tahun 2023, 7(1), 728–739.

SAR, N. G. (2018). Perkembangan Populasi Penggerek Batang Padi Pada Kawasan Pht Skala Luas Dan Kawasan Padi Konvensional. Universitas Brawijaya Fakultas Pertanian Malang 2018, 372(2), 2499–2508.

Sari, D. P., Slamet, A., & Kanetro, B. (2021). Pengaruh Variasi Campuran Jenis Beras dan Labu Kuning (Cucurbita moschata) Serta Suhu Pengeringan terhadap Sifat Fisik, Kimia dan Tingkat Kesukaan Bubur Instan. Seminar Nasional, 5(1), 965–983.

Sayuthi, M., Hanan, A., Satriyo, P., & Muklis. (2020). Distribusi Hama Tanaman Padi ( Oryza sativa L .) pada Fase Vegetatif dan Generatif di Provinsi Aceh. Jurnal Agroecotenia, 3(1), 1–10.

Sembiring, J. (2022). Pola Distribusi dan Intensitas Serangan Hama Utama Ostrinia furnacalis Guenee dan Helicoperva armigera Hubner pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) di Kabupaten Merauke. Bioscientist?: Jurnal Ilmiah Biologi, 10(1), 25. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v10i1.4719

Subiono, T. (2021). Populasi Penggerek Batang Dan Musuh Alami Di Ekosistem Padi Dengan Pengelolaan Konvensional. Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, 3(2), 137–144.

Sudewi, S., Ala, A., Baharuddin, B., & BDR, M. F. (2020). Keragaman Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada Tanaman Padi Varietas Unggul Baru (VUB) dan Varietas Lokal pada Percobaan Semi Lapangan. Agrikultura, 31(1), 15. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v31i1.25046

Tina Aryantini, Wayan Supartha, & Nyoman Wijaya. (2015). Kelimpahan Populasi dan Serangan Penggerek Batang Padi pada Tanaman Padi di Kabupaten Tabanan. E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 4(3), 203–212.

Umakamea, M. F., Patty, J. A., & Rumthe, R. Y. (2020). Kerusakan Lima Varietas Padi Akibat Serangan Hama Penggerek Batang di Desa Savanajaya, Kecamatan Waeapo, Kabupaten Buru. Jurnal Budidaya Pertanian, 16(2), 180–186. https://doi.org/10.30598/jbdp.2020.16.2.180

Widiarta, I. N. (2021). SISTEM PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENGENDALIAN HAMA TERPADU PADA TANAMAN PADI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI. Maulana 2016, 9–20.

Wilyus, W., Nurdiansyah, F., Johari, A., Herlinda, S., Irsan, C., & Pujiastuti, Y. (2013). Keanekaragaman, Dominasi, Persebaran Spesies Penggerek Batang Padi Dan Serangannya Pada Berbagai Tipologi Lahan Di Provinsi Jambi. Jurnal Hama Dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 13(1), 87–95. https://doi.org/10.23960/j.hptt.11387-95

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Sarawan, D. ., Sembiring, J. ., Mendes, J. A. ., Susanti, D. S. ., Resubun, M. ., Anwar, A., & Yusuf, M. . (2024). POLA PENYEBARAN DAN INTENSITAS SERANGAN HAMA PENGGEREK BATANG (Scirpophaga sp) DI DISTRIK TANAH MIRING. Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi, 12(1), 23-32. Retrieved from https://www.iocscience.org/ejournal/index.php/Fruitset/article/view/4989

Issue

Section

Articles