IDENTIFIKASI GULMA PADA LAHAN BUDIDAYA TANAMAN JAGUNG DI KAMPUNG KUPER DISTRIK SEMANGGA KABUPATEN MERAUKE
Keywords:
Gulma, identifikasi, lahan budidayaAbstract
Gulma merupakan tumbuhan yang tidak dikehendaki keberadaanya dalam sistem budidaya tanaman. Keberadaan gulma pada tanaman budidaya dapat menurunkan produksi tanaman secara signifikan jika melewati periode kritisnya. Setiap gulma memiliki pengaruh yang berbeda pada setiap tanaman termasuk tanaman jagung dan memiliki keanekaragaman gulma yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gulma yang tumbuh pada lahan budidaya tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Kampung Kuper Distrik Semangga Kabupaten Merauke dengan menggunakan metode pendekatan kuantitafif dan kualitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk menghitung jumlah jenis dan kerapatan gulma, sedangkan metode kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan morfologi akar, nama lokal dan famili gulma. Gulma yang ditemukan di identifikasi dan jumlah gulma yang diperoleh dihitung berdasarkan jenis gulma, kerapatan mutlak, dan kerapatan nisbi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan ditabulasi sederhana untuk jenis gulma yang tumbuh pada tanaman jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gulma yang ditemukan pada lahan budidaya tanaman jagung sebanyak 13 jenis dengan kerapatan tertinggi diperoleh pada gulma Digitaria ischaemum dibandingkan jenis gulma lainnya.
References
Alridiwirsah, Lubis, E., Tampubolon, K., Alqamari, M., & Cemda, A. R. (2022). Keanekaragaman Gulma Pada Integrasi Kelapa Sawit Dengan Padi Sawah. Jurnal Agrotek Tropika, 10(2), 321. https://doi.org/10.23960/jat.v10i2.5786
Asih, D. N. S., Nugroho Setiawan, A., & Sarjiyah, S. (2018). Weeds Growth in Various Population of Corn-Peanut Intercropping. Planta Tropika: Journal of Agro Science, 6(1), 22–31. https://doi.org/10.18196/pt.2018.077.22-31
Christia, A., Sembodo, D. R. J., & Hidayat, K. F. (2016). PENGARUH JENIS DAN TINGKAT KERAPATAN GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI (Glycine max [L]. Merr). 4(1), 22–28.
Farida, N., Ngawit, I. K., & Silawibawa, I. P. (2022). Diversity and Prediction of Corn Product Loss Due Weed Competition to Two Types of Dry Land Agroecosystem. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 8(SpecialIssue), 30–38. https://doi.org/10.29303/jppipa.v8ispecialissue.2489
Ferrero, R., Lima, M., Davis, A. S., & Gonzalez-Andujar, J. L. (2017). Weed diversity affects soybean and maize yield in a long term experiment in Michigan, USA. Frontiers in Plant Science, 8(February), 1–10. https://doi.org/10.3389/fpls.2017.00236
Forte, C. T., Galon, L., Beutler, A. N., Basso, F. J. M., Nonemacher, F., Júnior, F. W. R., Perin, G. F., & Tironi, S. P. (2018). Soil management systems and their effect on the weed seed bank. Pesquisa Agropecuaria Brasileira, 53(4), 435–442. https://doi.org/10.1590/S0100-204X2018000400005
Halim, Makmur, J. A., Sarawa, Tresjia, C. R., Muhammad, T., Resman, Fransiscus, S. R., Waode, S. A. H., Syair, Mariadi, & Aminuddin, M. K. (2019). Propagation spores of arbuscular mycorrhiza fungi and rooting colonization characteristic’s on different host plants. GSC Biological and Pharmaceutical Sciences, 8(1), 078–083. https://doi.org/10.30574/gscbps.2019.8.1.0114
Hasid, R., Arma, M. J., & Nurmas, A. (2018). Existence arbuscula mycorrhiza and its application effect to several variety of corn plant (Zeal mays L.) in marginal dry land. Pakistan Journal of Biological Sciences, 21(4), 199–204. https://doi.org/10.3923/PJBS.2018.199.204
Hazmi, M., Sari, M., & Oktarina, O. (2020). IDENTIFIKASI JENIS GULMA DARI EMPAT LOKASI PERTANAMAN JAGUNG DI KABUPATEN JEMBER. Agritrop?: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science), 18(1), 31–24. https://doi.org/10.32528/agritrop.v18i1.3304
Iderawuni, A. M., & Friday, C. E. (2018). Characteristics Effects of Weed on Growth Performance and Yield of Maize (Zea Mays). Biomedical Journal of Scientific & Technical Research, 7(3), 7–10. https://doi.org/10.26717/bjstr.2018.07.001495
Karenga, F., Killa, Y. M., Kapoe, S. K. K. L., & Jawang, U. P. (2022). Jenis Dan Dominasi Gulma Pada Lahan Tanaman Jagung Di Lokasi Food Estate Kabupaten Sumba Tengah. AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 6(1), 26. https://doi.org/10.32585/ags.v6i1.2259
Kuht, J., Eremeev, V., Talgre, L., Madsen, H., Toom, M., Maeorg, E., & Luik, A. (2016). Soil weed seed bank and factors influencing the number of weeds at the end of conversion period to organic production. Agronomy Research, 14(4), 1372–1379.
Rahayu, M., Yudono, P., Indradewa, D., & Hanudin, E. (2019). The diversity and physiological activities of weeds in land cultivated with various corn cultivars and fertilized with various nitrogen doses. Biodiversitas, 20(3), 632–638. https://doi.org/10.13057/biodiv/d200302
Rakian, T. C., Muhidin, Sutariati, G. A. K., Gusnawaty, H. S., Asniah, & Fermin, U. (2018). Selection of deleterious rhizobacterial isolate as bioherbicide to control of weed paspalum conjugatum and ageratum conyzoides on soybean cropland. Bioscience Research, 15(3), 1695–1702.
Shah, R. T., Prasad, K., & Kumar, P. (2016). Maize—A potential source of human nutrition and health: A review. Cogent Food and Agriculture, 2(1). https://doi.org/10.1080/23311932.2016.1166995
Sharma, P., Singh, M. K., Verma, K., & Prasad, S. K. (2022). Soil weed seedbank under different cropping systems of middle Indo-Gangetic Plains. Plant, Soil and Environment, 68(11), 542–551. https://doi.org/10.17221/162/2022-PSE
Tustiyani, I., Nurjanah, D. R., Maesyaroh, S. S., & Mutakin, J. (2019). Identifikasi keanekaragaman dan dominansi gulma pada lahan pertanaman jeruk (Citrus sp.). Kultivasi, 18(1), 779–783. https://doi.org/10.24198/kultivasi.v18i1.18933
Zulkipli, Yakup, Sodikin, E., & Syawal, Y. (2016). Pengaruh Interval Pengendalian Gulma Dan Aplikasi Herbisida Terhadap Pertumbuhan Gulma Dan Tanaman Karet Tbm. Jurnal Penelitian Karet, 3, 213–224. https://doi.org/10.22302/ppk.jpk.v34i2.237


