Main Article Content

Tinawati Nainggolan
Augustianny Situmeang
Herlina
Lilis Kalrita
Intan Rahmayani

Abstract

Anemia pada ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kualitas manusia yang akan  dilahirkan  dan  kualitas  sumber daya  manusia  (SDM)  generasi  yang  akan datang.  Selain itu, anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan kejadian abortus, prematus,     berat badan lahir rendah (BBLR),serta dapat menyebabkan kematian pada ibu hamil  pada  waktu  dan sesudah melahirkan. Anemia merupakan masalah yang dialami oleh   41,8%ibu hamil di dunia. Sekitar setengah dari kejadian anemia tersebut disebabkan  karena  defisiensi zat besi. Pemanfaatan daun bayam menjadi biskuit diharapkan dapat menciptakan suatu produk yang memiliki nilai jual tinggi dan menyumbangkan zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Kandungan vitamin dan mineral pada bayam adalah  vitamin A, C, K, B6, B9, E, asam folat,zat besi,kalsium, dan magnesium.Selain itu kandungan zat besi dalam bayam ini dapat mencegah penyakit seperti penyakit anemia terutama pada ibu hamil.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nainggolan, T., Augustianny Situmeang, Herlina, Lilis Kalrita, & Intan Rahmayani. (2020). Pemberian Biskuit Berbasis Bayam Merah Dalam Pencegahan Anemia Pada Masa Kehamilan Di Kelurahan Pasir Bidang Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2020. TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM), 3(2, Nopembe), 254-262. https://doi.org/10.35335/abdimas.v3i2, Nopembe.2452
References
Aru W. Sudoyo. 2009. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jilid II. Edisi kelima. Jakarta. Interna Publishing
Adebisi, Omoniyi, Gregory Stayhorn (2005). Anemia in Pregnancy and Race in the United States : Blacks at Risk. Dimuat dalam Jurnal Health Services Research: volume 37 no. 9, hal. 655-662, Oktober 2005.
Idowu et al. 2005. Anemia in Pregnancy: a survey of pregnant women in Abeokuta, Nigeria. Afr Health Sci 5(4): 295-299
Word Health Organization, 2011. The Global Prevalence of Anaemia in 2011[Internet]. WHO Report, New Yok.
Syahlani, A. 2014. Hubungan Pendidikan dan Paritas Ibu dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil.
Pujiningsih, Sri. (2010). Permasalahan Kehamilan yang Sering Terjadi. Jakarta : Oryza.
Muliarini, 2010 Pola Makan & Gaya Hidup Sehat Selama Kehamilan,Yogyakarta.
Jaya, N. et al. (2020) ‘Manfaat Bayam Merah (Amaranthus Gangeticus) Untuk Meningkatkan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil’,Jurnal Kebidanan Malahayati, 6(1), pp. 1–7. doi: 10.33024/jkm.v6i1.1715.
Suwita, I Komang, dkk. (2011). Pemanfaatan Bayam Merah (Blitum Rubrum) untuk Meningkatkan Kadar Zat Besi dan Serat pada Mie Kering. Jakarta: Agromix
Saribu. (2006). Anemia dalam kehamilan dan penanggulangannya.Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Farida, U. (2017). Bayam Merah untuk Peningkatan Kadar Hemoglobin Remaja Putri Kelas XII. Jurnal Smart Keperawatan, 4(1).
Parulian, I. (2018). Strategi dalam Penanggulangan Pencegahan Anemia pada Kehamilan. Jurnal Ilmiah Widya, 4(3).
Yuliani, D. R., & Musdalifah, U. (2017). Buku Ajar Aplikasi Asuhan Kehamilan. Jakarta: CV Trans Info Media
Sati. (2019). Buku Pintar Kehamilan. Yogyakarta: Brilian Books
Saifuddin, Abdul B, (2009). Buku ilmu kebidanan, Jakarta : Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Sulistyawati, Ari. (2013). Asuhan Kebidanan pada Masa Kehamilan. Cetakan kelima, Jakarta : Salemba Medika.
Proverawati (2013). Penyakit Anemia pada Ibu Hamil. Semarang : Cendekia Ilmu
Pritania Astari, dkk, (2018). Anemia Pada Ibu Hamil Serta Program 1000 hari pertama kehidupan prevalensi dan analisis faktor resiko.